Peran Guru dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap Budaya Positif di Sekolah Dasar Negeri 241 Palembang

Authors

  • Firdiansyah Firdiansyah Universitas PGRI Palembang
  • Nur Ahyani Universitas PGRI Palembang
  • Mahasir Mahasir Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmh.v4i3.998

Keywords:

Pancasila, Student Profile, Strengthening Project, Teacher's Role, Positive Culture

Abstract

This research examines the role of teachers in implementing a project to strengthen students' Pancasila profiles towards fostering a positive culture at SD Negeri 241 Palembang. The research aims to explore how teachers contribute to shaping students' understanding and realization of Pancasila values, thus encouraging the creation of a positive cultural environment in schools. Through qualitative methods, including interviews and observations, this research examines teachers' strategies, the challenges they face, and their impact on student attitudes and behavior. The findings show that teachers play an important role in instilling Pancasila values, influencing students' cultural perceptions, and fostering a conducive learning atmosphere in line with national ethos and moral values. This research underlines the importance of teacher involvement in character education and its implications in creating a harmonious school environment that is rooted in Indonesian cultural values.

References

Askhabul. (2017). Peran Guru dan Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/pai/article/view/893

Ahmad D. Marimba. (2017). Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, Jurnal Office, Vol. 2 No.2.

Atmaka. (2022). Apa Saja Perbedaan IKM Mandiri Belajar, Mandiri Berubah Dan Mandiri Berbagi. https://pendidikan.infoasn.id/apa-saja-perbedaan-ikm-mandiri-belajar- mandiri-berubah-dan-mandiri-berbagi/

Ernawati, Y. & Rahmawati, F. P. (2022). Analisis Profil Pelajar Pancasila Elemen Bernalar Kritis dalam Modul Belajar Siswa Literasi dan Numerasi Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4).

Epin S. (2022) “Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Belajar”, Tadrib, vol. 1, no.2

Fauzan, A. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Hasanah, U. (2022). Mengenal Kurikulum Merdeka – BPMP Provinsi DKI Jakarta. https://lpmpdki.kemdikbud.go.id/mengenal-kurikulum-merdeka/https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2. 578 https://doi.org/https://doi.org/10.31 004/edukatif.v4i6.4177

Helmawati. (2019). Pendidik Sebagai Model, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Inayah, N. N. (2021). Integrasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Menghadapi Era 4.0 di SMK Negeri Tambakboyo. Journal of Education and Learning Sciences, 1(1), 1-13.

Iskandar (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta: GP Press.

Ismail, S., Suhana, S., & Zakiah, Q. Y. (2020). Analisis Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Pelajar Pancasila di Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(1), 76–84. https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i1.388.

Jufri, M. (2022). Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Eureka Media Aksara. https://repository.penerbiteureka.com/id/publications/557930/

Kahfi, A. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya Terhadap Karakter Peserta didik di Sekolah. Dirasah : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Dasar Islam, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.51476/dirasah.v5i2.402

Kearney, 2020, Dalam Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemdikbud Ristek. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka. https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/

Kholidah, L. N., Winaryo, I., & Inriyani. (2022). Evaluasi Program Kegiatan P5 Kearifan Lokal Fase D di Sekolah Menengah Pertama. Edukatif Jurnal Pendidikan. Vol 4 no. 6. https://www.edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/4177

Koentjaraningrat. (2012). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Universitas Pendidikan Inonedia.

Lestari, P., Sunarto. & Cahyono, H. (2020). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Sila Kelima dalam Pembelajaran. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 7(2), 130-144.

Mendikbud Ristek. (2022). Luncurkan Kurikulum Merdeka, Mendikbudristek: Ini Lebih Fleksibel! ditpsd.kemdikbud.go.id. http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/luncurkan-kurikulum-merdeka-mendikbudristek-ini-lebih-fleksibel

Miles and Huberman, (2013) Analisis Data Kualitatif Terjemahan oleh Tjetjeb Rohendi Rohandi. Jakarta. Universitas Indonesia

Moleong, L, J (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Penerbit PT. Remaja Rosdakarya.

Moh. Uzer Usman (2006) Menjadi Guru Profesional, (Bandung: Remaja Rosdakarya). hlm. 4.

Mukhadis, Amat, 2013, Sosok Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter dalam Bidang Teknologi Sebagai Tuntutan Hidup di Era Globalisasi. Tersedia/dapat diakses di <http://journal.uny.ac.id/ index.php/jpka/articl e/view/1434)>

Mursalin, Sulaiman. (2017). Peran Guru Dalam Pelaksanaan Manajemen Kelas. https://www.neliti.com/id/publications/188865/peran-guru-dalam-pelaksanaan-manajemen-kelas-di-gugus-bungong-seulangakecamatan

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No. 47 Tahun 2023. (2023). Permendikbud 47 2023 Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka.

Pranoto, S, W. (2010). Teori dan Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rusnaini., Raharjo., Suryaningsih, A. & Noventari, W. (2021). Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 230-249

Saraswati, D. A., Sandrian, D. N., Nazulfah, I., Abida, N. T., Azmina, N., Indriyani, R., Suryaningsih, S., Usman, & Lestari, I. D. (2022). Analisis Kegiatan P5 di SMA Negeri 4 Kota Tangerang sebagai Penerapan Pembelajaran Terdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(2), 185–191.

Sardiman A.M. (2010) Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar, edisi 1 edition, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sari, N. K. & Puspita, L. D. (2019). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Dikdas Bantara, 2(1), 57-72.

Seechaliao, T. (2017). Instructional strategies to support creativity and innovation in education. Journal of Education and Learning, 6(4), 201–208.

Setiawan, A, R. (2019). Dari Kurikulum Ke Kurikulum.

Supriyadi, (2013). Strategi Belajar & Mengajar, (Yogyakarta: Jaya Ilmu), hlm. 11

Snyder, F. J., Vuchinich, S., Acock, A., Washburn, I. J., & Flay, B. R. (2012). mproving elementary school quality through the use of a social‐emotional and character development program: A matched‐pair, cluster‐ randomized, controlled trial in Hawai’i. Journal of School Health, 82(1), 11–20.

Suci et al. (2022). Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasi dalam Lembaga Pendidikan. Kencana.

Sugeng Listyo Prabowo. (2008). Manajemen Pengembangan Mutu Sekolah/Sekolah, (Malang: UIN Malang Press), hlm. 35

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif dan R dan D, Bandung: Alfabeta.

Susilawati, E., Sarifuddin, S. & Muslim, S. (2021). Internalisasi Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran Melalui Penerapan Profil Pelajar Pancasila Berbantuan Platform Merdeka Mengajar. Jurnal Teknodik, 25(2), 155-167.

Sutopo. (2008) Metodologi Penelitian Kualitatif , Surakarta: Sebelas Maret. University Press.

Syafruddin Nurdin, Adriantoni. (2019). Profesi Keguruan , Depok: Rajawali Press.

Tan, J. P.-L., S.S., Choo, T. Kang, G.A.D. Liem. (2017) Educating for twenty-first- century competencies and future-ready learners: Research perspectives f r o m Singapore, Dalam Jurnal Asia Pacific Journal of Education, Vol, 37 No. 4, hh, 425-436. doi:10.1080/02188791.2017. 1405475.

Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 dan 3

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Uyoh, Sadulloh (2014). Pendagogik (Ilmu Pendidikan), (Bandung: Alfabeta). hlm. 128.

Wulandari, T. (2022). Perbedaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka SD, SMP, SMA & SMK. https://www.detik.com/edu/sekolah/d-6230883/perbedaan-kurikulum-2013-dan- kurikulum-merdeka-sd-smp-sma—smk.

Yanzi. (2022). Evaluasi Program Kegiatan P5 Kearifan Lokal Fase D di Sekolah Menengah Pertama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6), 7569–7577.

Zamroni. (2011). Dinamika Peningkatan Mutu Pendidikan, (Yogyakarta: Gavin Kalam Utama), hlm. 297.

Downloads

Published

2024-09-01

How to Cite

Firdiansyah, F., Ahyani, N., & Mahasir, M. (2024). Peran Guru dalam Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap Budaya Positif di Sekolah Dasar Negeri 241 Palembang. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(3), 832–844. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i3.998