Analisis Usahatani Tanaman stevia Pada Kelompok Tani Sumber Agung Sejahtera yang Menjalankan Kemitraan dengan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmh.v5i3.1660Keywords:
Stevia Farming Analysis, Partnership Contract, Production Cost, Income, AgribusinessAbstract
This study analyzes the farming system of stevia (Stevia rebaudiana) under a partnership scheme between the Subur Agung Sejahtera Farmers Group and PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. The main problem addressed is the uncertainty of market access and production costs faced by farmers in cultivating stevia as an alternative sweetener crop. The objective is to assess the cost structure, income, and economic benefits of the partnership. A descriptive analysis method with a mixed qualitative and quantitative approach was employed. Data were collected through surveys, structured interviews, and documentation, involving 10 farmers as respondents using a saturated sampling technique. The findings show that the total production cost per planting season (six months) amounted to IDR 184,786,667, consisting of fixed costs of IDR 13,696,667 and variable costs of IDR 171,090,000. The farming activities generated total revenue of IDR 375,000,000, resulting in a net income of IDR 190,213,333. These results indicate that the contractual partnership provides farmers with stable benefits, especially through guaranteed markets and fair prices. Strengthening cooperation with the company and improving production quality are recommended strategies to further increase farmers’ income.
References
Alfian, R., Hidayat, A., & Saputra, M. (2021). Analisis biaya dan pendapatan usahatani hortikultura di daerah dataran tinggi. Jurnal Agribisnis Tropika, 9(1), 34–45.
Andayani, D., & Setiawan, A. (2020). Manajemen usahatani berkelanjutan pada era pertanian modern. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(2), 112–123.
Arifin, Z., & Sulistyowati, D. (2022). Model kemitraan petani dan industri dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga tani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 18(1), 45–56.
Fachri, F. M. (2019). Persepsi petani terhadap usaha tani stevia (Studi kasus di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 6(1), 209–216.
Fitriyani, D., & Puspitasari, R. (2021). Struktur biaya produksi dan efisiensi usaha tani sayuran. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 201–210.
Gunawan, H., Astuti, S., & Putra, Y. (2022). Peluang pasar stevia sebagai pemanis alami dalam industri pangan sehat. Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan, 14(1), 55–66.
Hidayah, N., & Lestari, R. (2021). Strategi kemitraan pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Jurnal Agrisocionomics, 5(2), 87–96.
Huda, M., & Kurniawan, B. (2021). Metode penelitian kombinasi dalam kajian sosial ekonomi pertanian. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 155–166.
Kementerian Pertanian. (2022). Statistik konsumsi gula Indonesia tahun 2021/2022. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
Kurniawan, B., & Handayani, T. (2020). Pengaruh karakteristik petani terhadap adopsi inovasi pertanian di Jawa Tengah. Jurnal Agrisocionomics, 4(2), 101–110.
Kusuma, D., & Wijayanti, P. (2023). Dampak kontrak farming terhadap pendapatan petani hortikultura di Jawa Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(1), 25–37.
Latifah, N., Pramono, R., & Setiyawan, H. (2020). Triangulasi data dalam penelitian kualitatif: Konsep dan aplikasinya di lapangan. Jurnal Penelitian Sosial, 7(1), 45–56.
Maulana, Y., & Indrawati, L. (2022). Penggunaan sampling jenuh dalam penelitian sosial-agribisnis: Sebuah pendekatan praktis. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 5(2), 101–112.
Prakoso, B., Handayani, S., & Utomo, T. (2021). Transfer teknologi dalam kemitraan pertanian: Studi pada petani sayuran di Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 67–79.
Pratiwi, D., & Hidayat, R. (2021). Potensi stevia sebagai pemanis alami dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat. Jurnal Pangan dan Gizi, 15(2), 87–95.
Putra, R., & Suryadi, T. (2021). Analisis isi dalam penelitian sosial: Aplikasi pada studi kemitraan pertanian. Jurnal Komunikasi dan Sosial Humaniora, 13(1), 89–98.
Putri, A. N., & Anindita, R. (2021). Analisis profitabilitas usahatani stevia di Kabupaten Malang. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(3), 712–721.
Rahman, M. A., Syahputra, R., & Nurhayati, A. (2021). Peluang dan tantangan pengembangan tanaman hortikultura di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 115–127.
Riani, E., & Fitri, M. (2019). Analisis biaya produksi tanaman stevia. Jurnal Ekonomi Pertanian, 13(2), 118–130.
Siregar, D., Rambe, A., & Nasution, Z. (2020). Analisis pendapatan usaha tani hortikultura di Sumatera Utara. Jurnal Agribisnis Tropis, 6(2), 67–78.
Sitorus, S., & Nasution, I. (2021). Kemitraan dalam sektor pertanian: Kajian terhadap pendapatan petani. Jurnal Sosial dan Ekonomi Pertanian, 6(1), 67–80.
Susanti, E., Maulana, F., & Nugroho, S. (2021). Efisiensi dan keberlanjutan usahatani di era revolusi industri 4.0. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Wilayah, 11(2), 145–158.
Syahrizal, F., Ramadhan, A., & Dewi, K. (2022). Pola kemitraan kontrak dalam usaha tani jagung dan dampaknya terhadap pendapatan petani. Jurnal Ekonomi Pertanian, 17(2), 233–244.
Utami, S., & Suryani, D. (2020). Analisis model kemitraan agribisnis dalam meningkatkan akses pasar petani. Jurnal Pengembangan Agribisnis, 8(2), 98–107.
Wardani, R., & Nugraha, E. (2022). Dinamika kemitraan pertanian dan tantangan dalam menjaga keberlanjutan usaha tani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 10(2), 156–168.
Wibowo, A., & Purnamasari, T. (2020). Dampak kemitraan terhadap kesejahteraan petani hortikultura di Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Terapan, 4(2), 133–142.
Yuliani, N., Setiawan, B., & Kurniawan, H. (2021). Tantangan implementasi kemitraan pertanian di era modernisasi agribisnis. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(3), 756–768.






