Analisis Kelayakan Usaha Penggemukan Sapi Potong di Kelompok Tani Selo Mukti Desa Banyumeneng Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmh.v5i2.1359Keywords:
Business Analysis, Fattening, Cattle, R/C RatioAbstract
This study aims to determine the total cost, revenue, income, and R/C ratio. The research was conducted from January to June 2024. The sampling method used was purposive sampling, with 20 selected farmers as research samples. The analysis method employed was business analysis. The data used consisted of primary and secondary data, collected through observation and interviews. The results showed that the cattle fattening business involved 54 cattle, with a fattening period of one cycle lasting six months. The total cost for 20 respondents amounted to Rp. 1,085,540,776 per cycle, consisting of total variable costs of Rp. 1,072,194,880 and total fixed costs of Rp. 13,345,896. The total revenue was Rp. 1,647,450,000, while the income reached Rp. 561,909,224. The monthly income per respondent was Rp. 4,682,577, with an average of three cattle raised. The R/C ratio was 1.52, meaning that for every Rp. 1 spent, the farmers earned Rp. 1.52. It can be concluded that the cattle fattening business in the Selo Mukti Farmers Group, Banyumeneng Village, Mranggen District, Demak Regency, is feasible to run.
References
Suastina, I.K., & Kayana, I.W. (2015). Analisis Kelayakan Usaha Ternak Sapi Bali di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Jurnal Sains Peternakan, 8(2), 122-131.
Fadli, R. (2020). Manajemen Penggemukan Sapi Potong dan Prospeknya di Indonesia. Jurnal Peternakan Modern, 15(2), 67-75.
Fauzi, A., & Hidayat, R. (2021). Analisis Pasar dan Kelayakan Usaha Penggemukan Sapi Potong di Wilayah Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian, 18(1), 42-56.
Sulistyowati, R. (2020). Perhitungan Biaya Produksi dan Profitabilitas Usaha Penggemukan Sapi Potong. Jurnal Agribisnis, 22(3), 110-118.
Setiawan, D., & Utami, W. (2022). Dampak Sosial dan Lingkungan dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong. Jurnal Sumber Daya Alam, 9(4), 33-40.
Syahril Iskandar, M. (2020). Metode Deskriptif.
Putri, et al. (2019). Usaha tani dan pengembangan peternakan sapi potong. Jurnal Ilmu Peternakan dan Agribisnis, 12(3), 78-85.
Indrayani, & Andri. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi potong. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(1), 45-55.
Amam, A., & Rusdiana, S. (2022). Peranan kelembagaan peternakan, sebuah eksistensi bukan hanya mimpi: Ulasan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Jurnal Peternakan, 19(1), 9-21.
Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usaha tani (edisi revisi). Penebar Swadaya Grup.
Supriyadi, E., Rahman, A., & Pratama, M. (2020). Peran Pakan Hijauan dengan Kandungan Serat Tinggi pada Kesehatan Pencernaan dan Efisiensi Penggemukan Sapi Potong. Jurnal Ilmu Peternakan Tropis, 13(2), 34-44.
Rinawati, A. (2023). Pentingnya Kebersihan Kandang dalam Usaha Ternak Sapi Potong. Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 11(1), 15-22.
Purwanto, A., & Nugroho, A. (2023). Analisis Kelayakan Ekonomi dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong di Desa Sumber Mulyo. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Peternakan, 24(1), 12-22.
Widiastuti, S., & Haryanto, T. (2022). Pengaruh Kualitas Pakan terhadap Pertumbuhan Sapi Potong di Wilayah Pedesaan. Jurnal Teknologi Peternakan, 19(3), 45-59.
Santoso, D., & Prabowo, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelayakan Finansial dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian, 20(4), 78-92.
Lestari, H., & Utami, R. (2022). Penerapan Sistem Manajemen Kandang pada Usaha Penggemukan Sapi Potong di Desa Candi. Jurnal Ilmu Peternakan, 16(2), 101-109.
Fitria, M., & Wijayanti, D. (2020). Pengelolaan Pakan dan Manajemen Kesehatan dalam Usaha Penggemukan Sapi Potong di Kabupaten Malang. Jurnal Peternakan Tropis, 18(1), 34-40.






