Meningkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Tanaman Jahe sebagai Investasi Produktif dalam Bisnis
DOI:
https://doi.org/10.37481/pkmb.v6i2.2011Keywords:
Ginger, Community Empowerment, Productive Investment, Entrepreneurship, Medicinal PlantsAbstract
This community service (PKM) activity was conducted to address the limited public awareness regarding the economic and health benefits of ginger plants, particularly as a productive investment opportunity. Ginger, as a widely available medicinal plant, has significant potential to be developed into a sustainable small-scale business. Therefore, this program aimed to increase community understanding and motivation to utilize ginger cultivation as a source of income and entrepreneurship. The PKM was carried out at the Pamulang Orphanage Foundation, South Tangerang, on April 18, 2026. The activity involved six lecturers from Pamulang University and was attended by 26 participants, consisting of children and teachers. The implementation methods included material presentation, hands-on practice, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The program was conducted in three stages: preparation, implementation, and reporting. The results showed a significant increase in participants’ knowledge and interest in ginger cultivation and its economic value. Participants were actively engaged and demonstrated enthusiasm during practical sessions. They gained insights into simple cultivation techniques and business opportunities related to ginger-based products. In conclusion, this PKM activity successfully enhanced community awareness and provided practical knowledge on utilizing ginger as a productive investment.
References
Anggorowati, D., Prasetyo, A., & Nugroho, S. (2024). Penyuluhan budidaya jahe kepada kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(4), 233–240.
Aziz, M. F., & Budiasih. (2024). Efisiensi teknis produksi tanaman jahe di Provinsi Jawa Timur. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 21(1), 45–56.
Darma, W. A., Siregar, H., & Lubis, M. (2023). Pertumbuhan tanaman jahe pada berbagai perlakuan media tanam. Jurnal AgroSains, 8(2), 77–85.
Fauzi, M., Raharja, S., & Kurnia, D. (2021). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui program edukasi berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Indonesia, 3(2), 45–52.
Firmansyah, R., & Dewi, L. (2020). Peran kegiatan sosial dalam meningkatkan solidaritas masyarakat. Jurnal Sosiologi Nusantara, 6(1), 12–20.
Hidayat, T. (2023). Inovasi produk herbal berbasis jahe dalam meningkatkan nilai tambah. Jurnal Teknologi Pangan, 14(2), 101–109.
Hidayati, N., & Prasetyo, B. (2020). Efektivitas metode diskusi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 5(2), 88–95.
Iskandar, A., & Putri, M. (2020). Model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 23–30.
Kurniawan, B. (2021). Edukasi kewirausahaan berbasis pertanian untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(2), 55–63.
Kusuma, A., & Rahayu, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pengabdian masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial, 7(2), 101–109.
Lestari, D. (2020). Peran tanaman herbal dalam pengembangan ekonomi kreatif. Jurnal Ekonomi Kreatif, 4(1), 33–41.
Nugroho, T., & Santoso, D. (2022). Metode pembelajaran partisipatif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Jurnal Edukasi Masyarakat, 8(1), 33–40.
Pramesti, D. A., Nugraheni, R., & Utami, S. (2020). Optimalisasi tanaman jahe sebagai pendukung ekonomi rumah tangga. Community Empowerment, 5(2), 120–128.
Pratama, R., & Hapsari, D. (2022). Evaluasi program pengabdian kepada masyarakat berbasis edukasi. Jurnal Abdimas Terapan, 5(3), 150–158.
Putra, A. (2021). Strategi pemberdayaan UMKM berbasis tanaman obat keluarga. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(2), 88–96.
Rahman, F., & Utami, S. (2023). Pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan keterampilan masyarakat. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(1), 60–68.
Rahmawati, A., Sari, N., & Putri, D. (2024). Budidaya tanaman jahe sebagai penggerak UMKM berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian Adi Dharma, 2(2), 55–63.
Saputra, H., Lestari, N., & Wulandari, R. (2022). Peningkatan minat kewirausahaan melalui pelatihan agribisnis. Jurnal Kewirausahaan Indonesia, 6(2), 77–85.
Sari, R., & Andriani, L. (2020). Pengembangan agribisnis tanaman herbal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 15–25.
Simarmata, Y. K. (2025). Analisis pendapatan usahatani jahe sebagai komoditas unggulan. Jurnal Agriust, 6(1), 1–10.
Sutikno, A. Y. C., & Rahman, F. A. (2025). Pemanfaatan jahe merah untuk ketahanan ekonomi keluarga. Jurnal Padamu Negeri, 9(6), 101–110.
Triyono, K., & Sumarmi. (2019). Budidaya tanaman jahe sebagai upaya pemberdayaan masyarakat desa. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 1–10.
Utomo, B., Sari, P., & Nugraha, A. (2024). Dampak program pemberdayaan terhadap perubahan perilaku ekonomi masyarakat. Jurnal Ekonomi Sosial, 10(1), 25–34.
Wahyuni, S., & Lestari, D. (2021). Diversifikasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Jurnal Agribisnis Modern, 11(2), 90–98.
Wibowo, S. (2022). Peningkatan nilai tambah produk pertanian melalui inovasi olahan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 11(3), 200–210.
Yuliana, R., Prabowo, A., & Setiawan, E. (2023). Pembelajaran kontekstual dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal Pendidikan Terapan, 7(1), 44–52.






