Mengenalkan Lagu Nasional dan Lagu Daerah kepada Anak Migran Indonesia di Malaysia sebagai Upaya Pelestarian Identitas Kebangsaan
DOI:
https://doi.org/10.37481/pkmb.v6i1.1812Keywords:
National Anthems, Regional Folk Songs, Indonesian Migrant Children, Cultural Identity, Audiovisual MethodAbstract
This community service program aimed to introduce Indonesian national and regional folk songs to Indonesian migrant children at Sanggar Bimbingan (SB) Pandan Jaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Held on 30 October 2025, the activity involved 20 children aged 9–12 years who initially had very limited knowledge of Indonesian culture due to stronger exposure to Malaysian popular media. The intervention used a simple audiovisual approach by screening videos of four regional songs (Rasa Sayange, Jali-Jali, Ampar-Ampar Pisang, Es Lilin) and three national anthems (Indonesia Raya, Bagimu Negeri, Hari Merdeka). Children then received short explanations about each song’s origin and meaning before participating in group singing sessions. Pre-test findings showed that only 15% of participants could name a single regional song and none knew a complete national anthem. After the activity, results improved markedly: all children were able to identify at least three regional songs with their origins and all three national anthems, 85% could accurately sing the refrains, and 95% instinctively stood in respect when Indonesia Raya was played. Enthusiasm was consistently high, and students expressed pride in their Indonesian identity. Attention challenges were managed using quick quizzes and small rewards. Seven high-quality song videos were donated as permanent learning materials, ensuring lasting cultural impact.
References
Andriani, R., Sari, I., Ramadhanty, M. E., Ardiansyah, F., & Dwiyanti, A. (2025). Strategi Pelestarian Seni dan Budaya Nusantara Melalui Pendidikan Pada Anak-Anak Indonesia di Malaysia. AL QUWWAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1-9.
Anjani, M., Yulianie, P., Karliani, E., Triyani, T., & Cionita, T. (2025). Identitas Nasional Anak Pekerja Migran Di Sb Ppwni Klang Selangor, Malaysia, Indonesia, Bugis ? SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 52–61.
Dewantoro, A., & Sari, K. (2021). Metode Audiovisual dalam Pembelajaran Anak Usia Sekolah. Bandung: EduPrima.
Fathurrahman, M. (2023). Multisensory Learning untuk Penguatan Identitas Budaya Anak. Jakarta: Pustaka Nusantara.
Hadid, L., & Putra, Y. (2024). Media Digital dalam Pembelajaran Budaya di Lingkungan Multikultural. Yogyakarta: Citra Media.
Hidayat, O. T., Sumardjoko, B., Athiyyah, Z. W., & Ilma, A. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter pada Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Bimbingan Malaysia. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 41–51.
Malik, R. (2022). Efektivitas Pembelajaran Interaktif dalam Pendidikan Karakter dan Budaya. Surabaya: Cahaya Ilmu.
Muryati, S., Fahmi, A., Kurniawan, H., Irmanelly, I., Putra, I. E., Neldawati, R., Suherman, S., Permana, S., & Guswati, J. V. (2024). Menanamkan Wawasan Kebangsaan Dan Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anak-Anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Jurnal Abdimas UM Jambi, 1(2), 46–56.
Nurdamaianti, D., Adibowo, R., Karniawati, N., Sari, E. P., & Rohmah, S. Y. A. (2025). Peningkatan Pengetahuan Budaya Daerah Anak Indonesia Melalui Program Kampus Mengajar di SB Elshaddai Malaysia. Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE), 6(2). 712-718.
Prasetyo, R., & Lestari, M. (2022). Dinamika Identitas Anak Diaspora Indonesia di Asia Tenggara. Bandung: Nusa Media.
Rahman, F. (2021). Pembentukan Identitas Kebangsaan pada Anak di Lingkungan Multikultural. Surabaya: Pustaka Cendekia.
Widyaningsih, S. (2023). Pelestarian Budaya Nasional pada Komunitas Migran Indonesia. Yogyakarta: Arwana Press.
Wijayanti, R. (2023). Pendidikan Musik dan Afeksi Anak dalam Konteks Budaya. Semarang: Lentera Pustaka.






