Analisis Kausalitas dalam Pertanggungjawaban Pidana Korupsi Pasca Mutasi Jabatan: Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 8681 K/Pid.Sus/2025

Authors

  • Muhamad Zainal Arifin Pusat Studi dan Advokasi Hukum Sumber Daya Alam (PUSTAKA ALAM), Jakarta
  • Bambang Wiyono Universitas Pamulang
  • Muhammad Sa’dullah Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmh.v6i1.1904

Keywords:

Criminal Liability, Corruption, Causality, Job Mutation, Supreme Court

Abstract

This study examines criminal liability for corruption committed by public officials after job mutation, with particular attention to the application of causality theory in Supreme Court Decision Number 8681 K/Pid.Sus/2025. The legal issue arises from the temporal gap between administrative actions taken during the defendant’s tenure and the emergence of state losses after the official no longer held the relevant position. This situation raises questions regarding the limits of criminal responsibility and the existence of a legally relevant causal link. The research aims to analyze how the Supreme Court constructed criminal liability and applied causality theory in determining responsibility under such circumstances. Using a normative juridical method with statutory, case, and conceptual approaches, this study analyzes legislation, judicial decisions, and doctrinal theories on criminal liability and causation. The findings show that the defendant’s administrative recommendation, issued lawfully during his tenure, did not have a direct and adequate causal relationship with the unlawful land sale conducted by third parties several years later. The emergence of an intervening cause and the loss of control after job mutation indicate a break in the chain of causation. This study concludes that the application of causality theory in corruption cases must be proportional and consistent with the principles of tempus delicti, individual criminal responsibility, and legal certainty.

References

Alfianda, R., Risardi, M., & Amin, M. (2024). Tindak pidana korupsi dan pertanggungjawaban pidana dalam dinamika birokrasi pemerintahan. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 64-75.

Ali, M. (2022). Kritik terhadap pembuktian hubungan kausalitas dalam putusan pengadilan tindak pidana korupsi. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 29(3), 540-566.

Anjari, W. (2023). Pertanggungjawaban pidana pejabat publik pasca mutasi jabatan. Jurnal Hukum dan Peradilan, 12(1), 85-102.

Fridawati, T., Gunawan, K., Andika, R., Rafi, M., Ramadhan, R., & Isan, M. (2024). Perkembangan teori pertanggungjawaban pidana di Indonesia: Kajian pustaka. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(3), 317-328.

Hadrian, E. (2022). Pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana korupsi dan implikasinya terhadap kebijakan publik. Jurnal Hukum Pelita, 3(2), 130-140.

Jawa, D., Malau, P., & Ciptono, C. (2024). Tantangan penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia. USM Law Review, 7(2), 1-15.

Jurais M. Saleh. (2025). Prinsip tempus delicti dan implikasinya terhadap pertanggungjawaban pidana pejabat publik. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(2), 210-225.

Kurniawan, I. (2023). Kriteria pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi. Unes Law Review, 5(3), 1285-1306.

Meidiantama, R., & Charinda, D. E. (2024). Penyalahgunaan wewenang dan batas pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana korupsi. Kajian Ilmiah Hukum dan Kenegaraan, 3(1), 15-24.

Nurhalizah, A., & Prasetyo, H. (2025). Reformulasi pertanggungjawaban pidana fraud pada lembaga negara. USM Law Review, 8(3), 2273-2292.

Pradipta, F. S., & Widjajanti, E. (2025). Teori kausalitas dan pembatasan pertanggungjawaban pidana dalam perkara korupsi. Journal Locus, 4(2), 80-90.

Pratama, M. R., Putra, M., & Januarsyah, Z. (2020). Penerapan sistem pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana korupsi di Indonesia. Jurnal Wawasan Yuridika, 4(2), 240-255.

Saleh, J. M. (2025). Prinsip tempus delicti dalam tindak pidana jabatan. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(2), 210-225.

Salsabila, D. (2020). Rekonstruksi problematika pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana korupsi. Majalah Hukum Nasional, 50(1), 1-18.

Saragih, M. R. F. (2023). Ajaran kausalitas dalam hukum pidana dan implikasinya terhadap tindak pidana korupsi. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(3), 891-901.

Sudarto. (2019). Hukum pidana dan perkembangan masyarakat. Bandung: Alumni.

Umi Khairiah. (2025). Pengaturan hukum dan pertanggungjawaban pidana dalam pelayanan publik. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(2), 196-206.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Arifin, M. Z., Wiyono, B., & Sa’dullah, M. (2026). Analisis Kausalitas dalam Pertanggungjawaban Pidana Korupsi Pasca Mutasi Jabatan: Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 8681 K/Pid.Sus/2025. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 6(1), 365–379. https://doi.org/10.37481/jmh.v6i1.1904