Implementasi Kebijakan Posyandu untuk Meningkatkan Partisipasi Ibu dan Balita di Kecamatan Kuta
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmh.v5i3.1599Keywords:
Policy Implementation, Posyandu, Mother and Toddler Participation, Public Health Services, Kuta Selatan DistrictAbstract
This study aims to examine the implementation of the toddler Posyandu (Integrated Health Service Post) policy in increasing the participation of mothers and toddlers in Kuta Selatan District, Badung Regency, Bali. The research addresses the problem of low attendance in Posyandu activities despite structured scheduling and government efforts to improve maternal and child health. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. Informants included Posyandu cadres, local health workers, and participating mothers selected purposively. The analysis refers to Edward III’s policy implementation theory, focusing on communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings reveal that although the policy has been generally implemented, several challenges remain, such as limited parental awareness, conflicting schedules, and inconsistent service quality. Coordination between health workers and cadres is also not optimal. Nevertheless, efforts like home visits, health education, and local media campaigns have been carried out to increase awareness and participation. The study recommends strengthening intersectoral coordination, enhancing the capacity of Posyandu cadres, and conducting continuous socialization efforts. These steps are crucial to ensure that mothers and toddlers receive timely and adequate health services through Posyandu activities.
References
Alhaqni, Z. P., Ramadhan, M. F., & Nugroho, T. (2022). Analisis implementasi program posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Gantar Dusun Wagir, Jawa Barat: Observasi partisipatif. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 2(3), 69–80.
Apsari, M., & Prabowo, D. (2021). Evaluasi implementasi kebijakan pelayanan kesehatan ibu dan anak di daerah terpencil. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(1), 14–25.
Astuti, D., Siregar, R., & Marlina, R. (2021). Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Pembangunan Sosial, 5(2), 87–98.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Fatimah, S., Abdullah, A., & Harris, A. (2023). Analisis partisipasi ibu balita dalam pemanfaatan posyandu di Kota Banda Aceh: Studi FGD dan wawancara. Jurnal SAGO: Gizi dan Kesehatan, 1(2), 45–57.
Indah Sari, Novita, dkk. (2021). Analisis implementasi program posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kidul Kota Salatiga. JIKeMB, 3(1), 55–66.
Isnaini, R. (2021). Implementasi kebijakan pelayanan publik bidang kesehatan di puskesmas pedesaan. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 8(2), 45–56.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes.
Mardiah, N., Wulandari, D., & Nasution, S. (2024). Efektivitas program Posyandu Balita dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1(2), 78–90.
Marbun, H., & Fitriani, L. (2019). Analisis implementasi kebijakan kesehatan berbasis masyarakat di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 6(1), 33–42.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmawati, I., & Sulistiyani, T. (2023). Implementasi kebijakan pelayanan dasar di bidang kesehatan: Studi kasus posyandu di Kota Madiun. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 59–72.
Rafi’i, A., Yulianti, L., & Prasetyo, H. (2020). Implementasi kebijakan publik dalam perspektif teori Edward III. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 7(1), 34–45.
Salim, A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk penelitian lapangan. Jakarta: Kencana.
Sauri, S., & Fikri, M. (2021). Teknik pemilihan informan dan validitas data dalam penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 28(1), 55–66.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharti, E., & Kurniawan, B. (2022). Model partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan di wilayah pesisir. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 110–119.
Sulastri, M. (2022). Evaluasi implementasi kebijakan pelayanan posyandu di masa pandemi. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2), 121–130.
Temaje, I. G. A. B., & Sari, K. A. K. (2024). Evaluasi pengelolaan posyandu balita di Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung: Studi kualitatif faktor input dan proses pengelolaan posyandu. Archive of Community Health, 11(1), 281–298.
Wahyuni, S., Nurhidayah, D., & Firmansyah, A. (2021). Faktor determinan perilaku kesehatan ibu balita dalam pemanfaatan posyandu. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 101–112.
Wahyuni, D., & Putri, A. S. (2021). Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelayanan posyandu balita: Studi kasus di Kabupaten Sleman. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 112–125.
Yunita, R., & Karina, A. (2020). Pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu. Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan, 8(2), 76–83.
Zahra, N., Lestari, R., & Hidayat, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi ibu balita dalam kegiatan posyandu. Jurnal Ilmu Sosial dan Kesehatan, 2(3), 90–101.






