Perlindungan Hukum Konsumen Pada Jual Beli Sistem Jasa Titip (Studi Kasus di Desa Rengaspendawa Kab. Brebes)

Authors

  • Najwa Neilal Muna Annur STAI Brebes
  • Fikro Shulkhu Aziz STAI Brebes
  • Diki Aji Setiawan STAI Brebes
  • Erika Azkal Azkia STAI Brebes

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmh.v5i3.1591

Keywords:

Jasa Titip, Consumer Protection, Wakalah bil Ujrah, Informal Transactions, Sharia Contract

Abstract

This study investigates the implementation of consumer protection in online transactions using jasa titip (personal shopping services) in Rengaspendawa Village, Brebes Regency. The issue arises due to the informal nature of these transactions, which often lack written agreements and legal awareness from both parties. The objectives of this research are to: (1) examine the actual practice of jasa titip in the local context, (2) assess the level of consumer legal protection based on Indonesian Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection, and (3) analyze the relevance and application of the Islamic legal contract wakalah bil ujrah in these transactions. A qualitative descriptive method with a juridical-empirical approach was used, involving in-depth interviews with service providers and consumers, observations, and document analysis. Findings reveal that jasa titip practices are based on mutual trust and conducted through social media platforms such as WhatsApp and Instagram. However, most consumers and providers lack understanding of their legal rights and obligations, leading to potential legal vulnerabilities. Despite this, some actors show moral responsibility, including compensation for delivery failures. Although the transactions align with the principles of wakalah bil ujrah, the absence of formal contracts weakens their legal and sharia-based validity. This research highlights the urgent need for legal literacy, standardized procedures, and socialization to improve the professionalism and fairness of jasa titip systems.

References

Abdullah, F., & Rahayu, M. (2023). Kajian fikih muamalah terhadap praktik akad wakalah bil ujrah dalam perdagangan daring. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(1), 87–97.

Ardiyanto, A., & Saputra, A. (2022). Perlindungan konsumen dalam jual beli online Shopee. Meta Yurudis, 2, 93–104.

Azzahra, C. P., & Purnawan, A. (2023). Perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa titip barang secara online. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 802–814.

Baiquni, A. (2023). Hadis tentang akad wakalah: Upaya menelusuri praktek wakalah pada masa Nabi Muhammad SAW. Jurnal Studi Islam, 2(2), 168–179.

Barkatullah, A. H. (2008). Hukum perlindungan konsumen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Choirunnisa, C., Humaeroh, N. S., & Fitriani, R. E. (2023). Perlindungan hukum terhadap konsumen yang tidak menerima produk pembelian jasa titip berupa tiket konser melalui media Twitter ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam. Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 1(3), 254–278.

Dharmasisya, Z. S. A., & Fakultas Hukum. (2022). Akad wakalah bil ujrah dan akad qard dalam penerapan akad pembelian barang. Jurnal Program Magister Hukum FHUI, 2(Desember), 15.

Fadhila, A. N., & Pratiwi, Y. (2022). Analisis perlindungan hukum bagi konsumen jasa titip dalam transaksi online. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 6(2), 203–214.

Fathoni, A. I. (2024). Analisis eksplorasi terhadap pola transaksi ekonomi syariah dalam praktik jasa titip (jastip) atau personal shopper. Iltizam: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 1(2), 83–94.

Fatria, A. U., & Njatrijani, R. (2019). Perlindungan hukum terhadap konsumen yang melakukan penggunaan jasa titip barang secara online. Diponegoro Law Journal, 11(2), 9–25.

Hamid, A., & Munir, F. (2022). Pendekatan yuridis empiris dalam studi hukum Islam: Tinjauan metodologis. Jurnal Studi Hukum dan Syariah, 6(1), 33–45.

Hasanah, U., & Subhan, M. (2021). Literasi hukum syariah dalam transaksi daring: Studi kasus pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Islam dan Hukum, 5(1), 56–68.

Hasugian, S. T., Nasrianti, N., & Bahreisy, B. (2023). Perlindungan hukum terhadap konsumen atas hak informasi dalam transaksi jual beli online. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 6(2), 72–81.

Haq, M. A., Mahira, A. I., & Iskandar, A. M. (2024). Penerapan akad wakalah bil ujrah pada jasa titip online freelance: Kajian inovasi ekonomi syariah dalam konteks gig economy. Jurnal Ekonomi Islam Nusantara, 3(1), 51–63.

Ilyas, A., & Mujahidin, M. (2022). Prinsip-prinsip dasar fikih muamalah dalam bisnis digital. Jurnal Ekonomi Islam Nusantara, 2(2), 144–158.

Indrawati, R. (2020). Metodologi penelitian kualitatif: Teknik dan aplikasi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 7(1), 12–25.

Kurniawan, R., & Alfian, M. A. (2023). Implementasi akad wakalah bil ujrah pada transaksi marketplace berbasis syariah. Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam, 3(3), 188–199.

Maulidya, R., & Pratama, B. D. (2021). Perlindungan hukum konsumen dalam transaksi elektronik menurut UU No. 8 Tahun 1999. Jurnal Yuridis Nasional, 2(1), 101–112.

Megawati, S., Sanusi, T., & Ma’ruf, M. (2021). Analisis fikih muamalah terhadap jasa titip beli online. El-Istishady, 3(1), 53–65.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, F., & Siregar, R. (2021). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian kualitatif: Kajian metode purposive dan snowball. Jurnal Penelitian Sosial Humaniora, 5(2), 78–88.

Niagara, S. G. (2019). Perlindungan hukum terhadap konsumen akibat wanprestasi penjual dalam transaksi elektronik. Journal of Law, 2(1), 60.

Nisak, A., & Suhadi. (2022). Pelaksanaan akad wakalah bil ujrah terhadap bisnis jasa titip online di Instagram. JIMSYA: Jurnal Ilmu Syariah, 1, 85–104.

Putri, N., & Yuni, K. C. (2023). Penerapan akad wakalah bil ujrah pada usaha jasa titip (studi kasus pemilik usaha Jastip Garfild). JIES: Journal of Islamic Economics Studies, 4(3), 182–191.

Rachmawati, A. N., & Huda, M. (2020). Ketimpangan informasi dalam transaksi daring dan perlindungan hukum konsumen. Jurnal Hukum dan Teknologi, 7(2), 71–82.

Rahmah, L., & Siregar, A. H. (2022). Efektivitas akad wakalah bil ujrah dalam transaksi digital pada platform jasa titip. Jurnal Ilmu Hukum Syariah, 4(1), 44–59.

Ramadhan, K. G., Pinggala, W., & Padang, M. J. (2023). Perjanjian jasa titip dan implikasinya terhadap perlindungan konsumen dalam perspektif hukum dagang internasional. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 3(2), 26–38.

Rohman, F., & Ningsih, D. (2020). Urgensi pemahaman akad wakalah dalam transaksi jasa titip online. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(1), 25–36.

Santriati, A. T., & Juwita, D. R. (2022). Perlindungan hak konsumen dalam perspektif hukum Islam dan Undang-Undang Konsumen Nomor 8 Tahun 1999. Opinia de Journal, 2(2), 33–50.

Setiawan, H., & Ilham, M. N. (2022). Akad dalam perspektif hukum perdata dan fikih muamalah: Studi terhadap praktik wakalah. Jurnal Hukum dan Peradilan Islam, 6(2), 77–89.

Sihite, S. R. (2024). Telaah kritis aspek hukum perjanjian lisan jasa titip barang. Lutur Law Journal, 5(1), 16–25.

Sobirin, L. A., & Choeriyah, P. U. (2024). Perlindungan hukum. Collegium Studiosum Journal, 7, 284–289.

Soleha, S. N., Nursobah, A., & Ma, A. (2025). Implementasi akad wakalah bil ujrah dalam transaksi marketplace pada mahasiswa santri An-Nawawi Berjan Purworejo. Jurnal Ekonomi Islam Terapan, 14(1), 85–102.

Sugiyono. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistyowati, R., & Fauzi, R. (2020). Model pendekatan yuridis normatif dan empiris dalam studi hukum ekonomi syariah. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 3(1), 15–27.

Ulfa, M., & Gustiana, R. (2024). Akad wakalah bil ujrah pada layanan Grab Food dalam perspektif fikih muamalah. Jurnal Ekonomi Syariah Global, 2(1), 61–79.

Zuhdi, A., & Munir, S. (2021). Rukun dan syarat akad wakalah bil ujrah dalam ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 5(1), 91–104.

Downloads

Published

2025-09-01

How to Cite

Annur, N. N. M., Aziz, F. S., Setiawan, D. A., & Azkia, E. A. (2025). Perlindungan Hukum Konsumen Pada Jual Beli Sistem Jasa Titip (Studi Kasus di Desa Rengaspendawa Kab. Brebes). AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(3), 1361–1371. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i3.1591