Perbandingan Financial Distress PT Sentra Food Indonesia Tbk dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk pada Periode 2020–2022
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i3.1539Keywords:
Financial Distress, Altman Z-Score, Financial Ratio, Food And Beverage Industry, Bankruptcy RiskAbstract
This study aims to compare the level of financial distress between PT Sentra Food Indonesia Tbk and PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk during the 2020–2022 period. The research addresses a key issue in corporate financial management early detection of bankruptcy risk especially in the food and beverage industry, which has shown both resilience and vulnerability in the post-pandemic era. A quantitative approach is employed using secondary data derived from audited financial statements published by the Indonesia Stock Exchange (IDX). The analysis utilizes financial ratio analysis and the Altman Z-Score model, which integrates five financial indicators working capital, retained earnings, earnings before interest and taxes, market value of equity, and sales relative to total assets. The results indicate a significant contrast between the two firms: PT Sentra Food Indonesia Tbk consistently recorded Z-Scores below 1.81, placing it in the distress zone with a declining financial trend, while PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk improved from the grey zone (Z = 2.05 in 2020) to a safe financial condition (Z > 5.00 in 2021 and 2022). These findings provide critical insights for investors, managers, and stakeholders to assess the financial viability and strategic positioning of firms within the sector. The study also reinforces the Altman Z-Score’s relevance as a practical tool for predicting corporate financial health.
References
Agustina, R., & Widiyanti, M. (2020). Analisis prediksi kebangkrutan dengan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan sektor barang konsumsi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 21(2), 134–145.
Altman, E. I., Iwanicz-Drozdowska, M., Laitinen, E. K., & Suvas, A. (2020). Financial distress prediction in an international context: A review and empirical analysis of Altman’s Z-Score model. Journal of International Financial Management and Accounting, 31(1), 58–82.
Amelia, S., & Pratama, A. (2020). Prediksi kebangkrutan menggunakan model Altman Z-Score pada perusahaan makanan dan minuman. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(2), 245–256.
Astuti, W., & Nugroho, R. (2020). Analisis laporan keuangan sebagai alat untuk pengambilan keputusan manajemen. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(2), 112–124.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2021). Fundamentals of Financial Management (15th ed.). Boston: Cengage Learning.
Fahmi, I. (2021). Manajemen Risiko: Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.
Hendriksen, E. S., & Breda, M. F. V. (2019). Accounting Theory (7th ed.). Jakarta: Salemba Empat.
Kementerian Perindustrian. (2022). Kontribusi industri makanan dan minuman terhadap PDB Indonesia. https://kemenperin.go.id
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2020). Intermediate Accounting (17th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Kurniawan, A., & Salsabila, A. N. (2022). Prediksi kebangkrutan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan konsumsi. Jurnal Keuangan dan Bisnis Digital, 3(1), 45–53.
Lestari, R., & Hidayat, A. (2023). Analisis financial distress pada perusahaan sektor manufaktur menggunakan Altman Z-Score. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 14(1), 89–102.
Maulana, A. D., & Iskandar, D. (2022). Efektivitas model Altman Z-Score dan Springate dalam mendeteksi potensi kebangkrutan pada perusahaan sektor makanan. Jurnal Riset Keuangan dan Investasi, 8(1), 51–63.
Nasution, M. E., & Andini, D. (2019). Analisis kebangkrutan dengan pendekatan Altman dan Zmijewski pada perusahaan industri dasar dan kimia. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 8(10), 77–89.
Nugroho, D. R., & Mulyani, S. D. (2021). Ketahanan industri makanan dan minuman Indonesia di tengah krisis global. Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis, 4(2), 76–88.
Putra, R. A., & Siregar, A. (2022). Efektivitas model prediksi kebangkrutan Altman dalam menganalisis kondisi keuangan perusahaan publik. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 15(3), 210–222.
Ramadhani, N. A., & Putri, F. D. (2021). Faktor internal dan eksternal penyebab kebangkrutan perusahaan manufaktur. Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen, 20(2), 178–186.
Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jordan, B. D. (2021). Essentials of Corporate Finance (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Santosa, D., & Gunawan, Y. (2023). Transformasi industri makanan-minuman dalam era digital dan kesadaran gizi. Jurnal Industri dan Teknologi Pangan, 9(1), 43–56.
Scott, W. R. (2021). Financial Accounting Theory (8th ed.). Toronto: Pearson Canada.
Setyawan, A., & Yusuf, M. (2020). Studi komparatif laporan keuangan untuk menilai kinerja perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(3), 345–357.
Sulastri, R., & Rahmawati, D. (2021). Analisis perbandingan kinerja keuangan pada perusahaan makanan dan minuman terdaftar di BEI. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 7(1), 99–108.
Susanto, Y., & Wibowo, A. (2020). Identifikasi risiko kebangkrutan perusahaan sektor konsumsi melalui pendekatan Altman dan Zmijewski. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 24(4), 500–511.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Keuangan: Teori, Konsep, dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.
Tandelilin, E. (2021). Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE.
Wahyuni, D., & Saputra, B. A. (2022). Analisis Altman Z-Score terhadap kondisi keuangan perusahaan makanan dan minuman. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan, 13(1), 88–97.
Yustina, M., & Winahjoe, S. (2021). Altman Z-Score sebagai alat prediksi kebangkrutan pada masa pandemi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 22–31.






