Pengaruh Pembagian Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja pada Divisi Pemasaran PT. Asuransi Simas Jiwa Jakarta

Authors

  • Yedida Yochinia Universitas Kristen Krida Wacana

DOI:

https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i3.1506

Keywords:

Work Division, Job Training, Job Satisfaction, Employee Performance, SEM-PLS

Abstract

This study investigates the influence of work division and job training on employee performance, with job satisfaction as a mediating variable, focusing on the Marketing Division of PT. Asuransi Simas Jiwa Jakarta. The research is motivated by inconsistent sales performance in the division, which is suspected to be linked to unclear task allocation and irregular training programs. Employing a quantitative approach, the study surveyed all 35 employees using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS software. The findings reveal that job training has a significant and positive effect on job satisfaction (t = 9.556; p < 0.001), indicating the importance of well-structured training programs in enhancing employees’ confidence and adaptability. However, work division shows a positive but insignificant relationship with job satisfaction (t = 0.812; p = 0.417). Surprisingly, job satisfaction does not significantly influence employee performance (t = 1.638; p = 0.101), nor does it mediate the effects of work division and training on performance. Furthermore, neither work division nor training has a significant direct effect on performance. These findings suggest that improving employee performance requires more than just job structuring and training it demands a comprehensive human resource strategy, including performance incentives and active employee involvement in job design. Limitations of this study include a small sample size and focus on a single organization, which may restrict broader generalization.

References

Afandi, P., & Kurniawan, D. A. (2021). Pengaruh pelatihan kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di masa pandemi. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 120–130.

Dewi, A. P., & Riyanto, S. (2023). The role of employee training in improving performance: A study at a retail company. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 6(1), 45–52.

Evasari, A. D. (2022). Pengaruh pembagian kerja dan budaya kerja terhadap kepuasan kerja guru di SMP Queen Al-Falah Ploso Mojo. JIMBIEN: Jurnal Mahasiswa Manajemen, Bisnis, Entrepreneurship, 1(2), 99–108.

Ghozali, I., & Latan, H. (2019). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan SmartPLS 3.0 (2nd ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Hasanah, R., & Sari, Y. (2020). Pelatihan kerja dan implikasinya terhadap kompetensi SDM. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 10(2), 98–107.

Hery. (2021). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo.

InfoBank. (2021). Rating asuransi jiwa nasional 2021. PT Info Bank Media Mandiri.

Jarkasih, J., & Suhendar, F. R. (2024). Dampak penerapan budaya organisasi dan sistem kompensasi serta pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dengan dimediasi kepuasan kerja. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 269–281.

Lubis, A. H., & Rosita, D. (2021). Kepuasan kerja sebagai mediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen, 21(1), 55–63.

Maulana, R. N., Hasan, F., & Wijaya, H. (2019). Analisis pengaruh motivasi dan kemampuan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 7(2), 101–112.

Meidita, A. (2019). Pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kepuasan kerja melalui motivasi kerja. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2), 226–237.

Mujahidin, M. R. A. R., & Irmawati, I. (2024). Pengaruh stres kerja dan work family conflict terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada PT. Tirta Investama. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 17(2), 1064–1085.

Pratama, A. H., & Indriani, N. W. (2021). Pengaruh pembagian kerja terhadap efektivitas organisasi pada sektor publik. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 12(1), 73–80.

Rizky, M. R., & Suryanto, T. (2021). Evaluasi efektivitas pelatihan kerja terhadap peningkatan kompetensi pegawai. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 18(2), 130–140.

Salim, E., Kirana, K. C., & Welsa, H. (2022). Analisis pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada PT. Anugrah Harapan Nusantara. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 7(1), 157–164.

Setiawan, I., Ekhsan, M., & Parashakti, R. D. (2021). Pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan yang dimediasi kepuasan kerja. Jurnal Perspektif Manajerial dan Kewirausahaan, 1(2), 186–195.

Steven, H. J., & Prasetio, A. P. (2020). Pengaruh stres kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Penelitian IPTEKS, 5(1), 78–88.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2020). Metodologi penelitian bisnis dan ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sukmawati, F., & Prasetyo, B. (2023). Pengaruh motivasi kerja dan supervisi terhadap kinerja karyawan generasi milenial. Jurnal Psikologi dan Organisasi, 5(1), 88–96.

Utama, R., & Kurniasih, D. (2022). Efek pembagian kerja terhadap produktivitas karyawan di masa pandemi. Jurnal Bisnis dan Manajemen Kontemporer, 4(1), 21–30.

Wahyuni, D., & Wardana, I. N. (2020). Kinerja karyawan dalam perspektif efisiensi kerja dan kepemimpinan. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 3(1), 44–51.

Yuliani, S., & Lestari, D. (2023). Kepuasan kerja dan loyalitas: Studi empiris pada industri kreatif. Jurnal Manajemen Strategis dan Bisnis, 6(2), 115–124.

Downloads

Published

2025-09-01

How to Cite

Yochinia, Y. (2025). Pengaruh Pembagian Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan yang Dimediasi oleh Kepuasan Kerja pada Divisi Pemasaran PT. Asuransi Simas Jiwa Jakarta. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi &Amp; Bisnis, 5(3), 1345–1354. https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i3.1506