Model Pengendalian Keuangan NGO yang Efektif pada Yayasan Eran Sangbure Mayang
DOI:
https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i2.1335Keywords:
Financial Management Accountability in NGOs, Financial Statement Presentation, Internal Control SystemAbstract
The internal control system plays a crucial role in ensuring accountability in financial management within NGOs. One of the main challenges often faced is the recruitment of staff who lack the necessary competence and understanding of financial management, as well as the lack of transparency in financial reporting, both within the organization and for stakeholders who require access to such reports. To ensure sustainability and prevent potential fraud, donors or funding bodies typically establish standards requiring that partner NGOs have transparent financial reports, published periodically, and audited by external parties. Therefore, an effective financial control system is needed to enable NGOs to authorize finances and control budgeting and expenditure in accordance with internal SOPs and the policies set by donors. Additionally, NGOs are advised to recruit staff with relevant educational qualifications, so that they are capable of performing tasks related to planning, implementation, and the preparation of financial reports in accordance with ISAK 335: Presentation of Financial Statements of Non-Profit Entities.
References
Arifin, Z.A.. (2018). Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Zahir Publishing.
Bastian, I. (2023). Akuntansi untuk LSM dan Partai Politik. Jakarta: Erlangga.
Boediningsi, W., Rusmaya, E., Narotama, U., Boediningsi, W., Rusmaya, E., & Narotama, U. (2022). Peran lembaga swadaya masyarakat (lsm) dalam masyarakat sosial. 2(2), 282–291.
Diviana, S., Putra Ananto, R., Andriani, W., Putra, R., Yentifa, A., Zahara, & Siswanto, A. (2020). Penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba berdasarkan ISAK 35 pada masjid Baitul Haadi. Akuntansi dan Manajemen, 15(2), 113–132. https://doi.org/10.30630/jam.v15i2.20
Fakih, M. (2022). Masyarakat sipil untuk transformasi sosial: Pergolakan ideologi LSM Indonesia. Yogyakarta: INSISTPress.
Fakih, M. (2023). Analisis gender dan transformasi sosial (Edisi Klasik Perdikan). Yogyakarta: INSISTPress.
Hery. (2018). Manajemen Strategik. Jakarta:PT Grasindo.
Husnan, S. (2012) Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Universitas Terbuka.
Kusmaeni, E., & Syahrenny, N. (2024). Apakah akuntabilitas, transparansi dan pengendalian internal laporan keuangan mempengaruhi kepercayaan donatur yayasan sosial?. Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 7(1), 203–218.
Melia, Y. (2022). Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Pada Organisasi Nirlaba: Literatur Review. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 5(1), 103. https://doi.org/10.21043/aktsar.v5i1.14500
Mura, L. B. (2024). Analisis penerapan ISAK 335 pada laporan keuangan Masjid Agung Jawa Tengah 2021–2022 (Doctoral dissertation, UPN Veteran Yogyakarta).
Raharjo, B.. (2022). Analisa Laporan Keuangan. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.
Rohman, A. (2017) Dasar-Dasar Manajemen. Malang: Inteligensia Media.
Sari, M. F. (2021). Analisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Algheins Kabupaten Ponorogo. Skripsi.
Sari, R. P., Mulyani, C. S., & Budiarto, D. S. (2020). Pentingnya pengendalian internal untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 6(1), 1. https://doi.org/10.26486/jramb.v6i1.697
Sinambela ,P.L.. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Sucipto. (2022). Rendah, kepercayaan publik pada LSM. Wartaekonomi.co.id. https://www.wartaekonomi.co.id/read133630/rendah-kepercayaan-publik-pada-lsm
Yunita, E., & Suripto, B. (2022). Determinan akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi nonlaba. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 12(2), 438–455.






